Oleh: Lukmanul Hakim Rusdi | 12 Mei 2011

Perbedaan PSAK 1 (revisi 2009) Penyajian Laporan Keuangan dan PSAK 1 revisi 1998

Saat ini PSAK 1 (revisi 2009) telah disahkan. Standar ini telah mengadopsi International Accounting Standar (IAS) yang diadopsi dari International Finansial Standar Reporting (IFRS) dan wajib diterapkan mulai 1 januari 2011. Dari standar yang baru tersebut banyak mengalami perubahan, yaitu mengenai; konsep, format, dan pelaporan. Sehingga hal ini sangat berpengaruh terhadap pelaporan keuangan ditahun 2011, berikut diberikan pemaparan atas perubahan standar tersebut;

No

Objek

PSAK 1 revisi 1998

PSAK 1 revisi 2009

IAS (IFRS)

1.

Referensi

IAS 1 (1997) Disclousure of Accounting Policies(pembukaan) IAS 1 (2009) Presentation of Financial Statemens

2.

Definisi istilah

tidak menjelaskan definisi Terdapat definisi istilah yg digunakan:

  • catatan atas lap keu;
  • laba rugi;
  • lap keu bertujuan umum;
  • material;
  • pemilik;
  • pendapatan  komprehensif lain
  • penyesuaian reklasifikasi;
  • standar akuntansi keu (SAK);
  • tidak praktis
  • total laba rugi komprehensif

paragraph 7

3.

Komponen Laporan Keuangan Terdiri dari

  • Neraca
  • Laporan Laba Rugi
  • Laporan Perubahan Ekuitas
  • Laporan Arus Kas
  • Catatan Atas LK

paragraph 7

Terdiri dari

  • Laporan Posisi Keuangan, Liabilitas
  • Laporan Laba Rugi Komprehensif.
  • Laporan Perubahan Ekuitas
  • Laporan Arus Kas
  • Catatan Atas LK
  • Laporan Posisi Keuangan Awal (Retrospektif, restatement, reklasifikasi)

paragraph 10

4.

Penyimpangan PSAK

tidak diatur

Penyimpangan dari suatu PSAK diizinkan jika kepatuhan atas PSAK tersebut bertentangan dangan KDPPLK.paragraph 7

5.

Penyajian yang wajar dan kepatuhan terhadap PSAK kejujuran atas penyajian laporan keuangan tidak diharuskan untuk disclouse dalam catatan LK, namun LK harus dapat diandalkan.paragraph 7 Laporan keuangan disajikan secara wajar yang mensyaratkan penyajian yang jujur dampak dari transaksi, peristiwa lain dan kondisi sesuai krieria yang ada.Atas hal tersebut  entitas membuat pernyataan eksplisit  tanpa terkecuali tentang kepatuhan pada PSAK dalam catatan atas laporan keuangan.paragraph 16-17

6.

neraca minimal mencakum hal-hal berikut; tidak mencakup pos tersebutparagraph 49 Tambahan pos-pos yaitu;

  • properti investasi
  • total aset; aset lancar/ tidak lancar dimiliki untuk dijual, aset lepasan  dimiliki untuk dijual, operasi yang dihentikan.
  • Provisi
  • liabilitas ; aset pajak kini, aset pajak tangguhan.
  • liabilitas termasuk kelompok lepasan yang diklasifikasikan tersedia untuk dijual.

paragraph 51

7.

Pilihan untuk penentuan dan penerapan kebijakan akuntansi Diaturparagraph 14 Tidak diatur (pengaturan dialihkan pada PSAK 25 (revisi 2009).paragraph 42(a)

8.

Tepat waktu laporan keuangan Suatu perusahaan hendaknya mengeluarkan Laporan Keuangan maximal 4 bulan setelah tanggal neracaparagraph 38 tidak diatur

9

Klasifikasi pinjaman yang dibiayai kembali Liabilitas jangka panjang, jika perpanjangan diperoleh sebelum tanggal penyelesaian LKparagraph 47 Liabilitas jangka pendek, jika perpanjangan diperoleh sebelum tanggal penyelesaian LKparagraph 70
10. Informasi Komparatif tidak diatur jumlah komparatifparagraph 28 minimal 3 komparatif apabila; entitas menerapkan kebijakan akuntansi retrospektif / membuat penyajian kembali secara retrospektif / mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangan.paragraph 36

11.

Istilah Liability Kewajibanparagraph 28 Liabilitasparagraph 66

12.

penyajian aset

penyajian berdasarkan liquiditasparagraph 39 penyajiannya hanya dikelompokkan sebagai aset lancar dan tidak lancer.paragraph 53 s.d 57, gambar bagian I

13.

keuntungan yang belum direalisasi disajikan dalam ekuitas disajikan dalam laba rugi komprehensifparagraph 79

14.

Akuntansi syariah Pernyataan ini tidak berlaku bagi laporan keuangan syariah karena telah diatur dalam PSAK 101paragraph 2        Berlaku tanpa kecualiparagraph 2

15.

Akuntansi sektor publik Ruang lingkup menghilangkan penerapan bagi sektor publik karena diatur dalam standarparagraph 5 Termasuk sektor publicparagraph 5

16.

Akuntansi koperasi Ruang lingkup menghilangkan penerapan bagi koperasi karena telah diatur dalam Akuntansi Perkoperasian (PSAK 27).paragraph 6 Termasuk koperasiparagraph 6

17.

Regulator Pasar modal Definisi SAK menambahkan dengan peraturan regulator pasar modal entitas yang berada dibawh pengawasannya.paragraph 7 paragraph 6
18.

Kata “neraca”

Komponen Laporan keuangan lengkap menambahkan kata neraca pada laporan posisi keuangan ; untuk singkronisasi peraturan perundang-undangan.paragraph 10(a) paragraph 10(a)

19.

Tanggungjawab atas laporan keuangan Menambahkan paragraph tanggungjawab atas laporan keuangan.paragraph 15

20.

Penerapan IAS par 19-22

Tidak mengadopsi penerapan paragraph 19-22 dari penyimpangan suatu SAK tidak diadopsi, karena tidak sesuai konteks di Indonesia.tidak mengadopsi kata ‘ but the relevant regulatory framewaork prohibits departure from the requirement’ IAS par 23. kenapa?….

21.

Informasi biological Tidak mengadopsi informasi yang disajikan dalam laporan keuangan biological, karena tidak akan berlaku efektif pada tanggal yang sama dengan SAK 1.paragraph 51 biological assetsparagraph 54(f)

22.

Adopsi ‘puttable financial instrument; ekuitas tidak adopsi puttable financial instrument; ekuitas

Puttable financial instrument.

paragraph 8(A)

23.

Penerapan lebih dini penerapan dimulai 1 jan 11, tidak melakukan penerapan dini dikarenakan SAK IFRS dilakukan tidak secara bersamaan menjadi PSAK.paragraph 136 penerapan dimulai 1 jan 09, penerapan dini diperkenankan.paragraph 139

Dari pemaparan diatas dapat disimpulkan akibat dari perubahan tersebut, pelaporan keuangan sesuai PSAK 1 revisi 2009 mengalami perubahan yaitu :

  1. Penambahan komponen laporan keuangan.
  2. Melakukan disclouse pernyataan kepatuhan terhadap PSAK pada catatan atas laporan keuangan.
  3. Perbedaan difinisi pinjaman yang dibiayai kembali jangka panjang dan jangka pendek.
  4. Format laporan menjadi 3 komparatif apabila kebijakan restrospektif, restatement, reklasifikasi pos-pos laporan keuangan.
  5. Perubahan istilah   ‘hutang’ menjadi ‘liabilitas’.
  6. Aset hanya dibedakan menjadi 2; lancar dan non lancar.
  7. Pos luar biasa dalam ekuitas sudah tidak ada, masuk dalam laba rugi komprehensif

Demikian penjelasan terhadap perubahan PSAK 1 revisi 1998 menjadi PSAK 1 revisi 2009.

Referensi :

  • Istutik blog
  • Zary Nugroho


Responses

  1. thank u ^_^v


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: